Karawang, Kutatandingan.my.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Festival Ngadulag Bedug dan Takbir Keliling dalam rangka menyambut malam takbiran, Jumat (20/3/2026) malam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Karawang untuk membangkitkan kembali tradisi lama yang sarat nilai budaya dan religius di tengah masyarakat.
Festival tersebut tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga diarahkan sebagai wadah kegiatan positif bagi masyarakat guna meminimalisir potensi aktivitas negatif pada malam takbiran. Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi seluruh kecamatan yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
“Alhamdulillah, ribuan masyarakat meramaikan. Insyaallah kegiatan seperti inilah yang diinginkan masyarakat,” ujar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE.
Pelaksanaan festival dipusatkan di tiga titik, yakni Kantor Bupati Karawang sebagai lokasi utama, serta Kecamatan Cikampek dan Kecamatan Jayakerta. Penyelenggaraan di beberapa lokasi ini bertujuan untuk memperluas jangkauan partisipasi masyarakat sekaligus menjaga kondusivitas wilayah.
Ajang budaya yang menampilkan kreativitas tabuhan bedug ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pelestarian tradisi lokal.
Dalam pengumuman resmi panitia, dari berbagai kecamatan yang berpartisipasi, Grup Ngadulag Kecamatan Majalaya berhasil meraih juara pertama dengan skor 747. Juara kedua diraih Grup Ngadulag Kecamatan Karawang Barat dengan skor 725, sementara juara ketiga diraih Grup Ngadulag Kecamatan Klari dengan skor 690.
Usai festival, Bupati Karawang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan monitoring pengamanan malam takbiran di sejumlah titik strategis, di antaranya Bundaran Ciplaz dan kawasan Galuh Mas.
Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Pemerintah Kabupaten Karawang mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Raya dengan penuh suka cita, serta terus menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersamaan.



